“Berkilau Inspirasi: Bedah buku Kalimat Mutiara dan Motivasi Sejahtera di Pondok Pesantren Daarul Ahsan”

Hari ini, Selasa 28 Maret 2024, Aula Utama Pondok Pesantren Daarul Ahsan menjadi saksi dari sebuah peristiwa yang menginspirasi. Acara Bedah buku berjudul ” Kalimat Mutiara dan Motivasi Sejahtera ” menjadi sorotan utama, dihadiri oleh para asatidz, asatidzah, alumni, dan santri Pondok Pesantren Daarul Ahsan dengan penuh semangat.

Buku ini bukan hanya sembarang buku motivasi belaka tapi ini adalah sebuah karya hasil kolaborasi luar biasa dari tiga tokoh agama yang merupakan para pimpinan pesantren. Dibalik Karya mereka, terdapat sebuah cerita luar biasa dari proses penulisan dan penerbitan buku ini sehingga berhasil menghasilkan kalimat mendalam, mampu menyentuh hati, dan menggetarkan jiwa pembacanya.

Kisah bermula dari Cak Saef, sosok yang selalu setia mendampingi Almarhum K.H Ahmad Khudlari dalam berdakwah. Suatu hari, Cak Saef bertanya pada dirinya sendiri, “Jika harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, lalu manusia mati meninggalkan apa?” Pertanyaan ini menggugah kesadaran dalam dirinya bahwa meninggalkan jejak yang bermakna adalah hal yang penting dalam hidup. Terinspirasi oleh pesan Almarhum K.H Ahmad Khudlari, Cak Saef memutuskan untuk membuat sebuah buku motivasi sebagai persembahan untuk guru tercintanya. Dukungan yang diterima dari Gus Syihab memberikan semangat tambahan bagi Cak Saef.

Namun, merasa bahwa kolaborasi mereka belum lengkap, Gus Syihab menyadari bahwa mereka membutuhkan tambahan yang bisa memberikan ‘garam’ pada karya mereka. Bersama-sama, Gus Syihab dan Cak Saef memutuskan untuk mengunjungi K.H. Maman Lukman Hakim. Mereka terkesan dengan tulisan dan kutipan-kutipan inspiratif yang selalu menggugah jiwa setiap orang yang membacanya. Dari sinilah, terjalinlah kolaborasi yang harmonis untuk menerbitkan buku “Kalimat Mutiara dan Motivasi Sejahtera”.

Di sesi tanya jawab, ketika ditanya tentang bagaimana mereka berhasil menggabungkan pengalaman dan gaya penulisan masing-masing untuk menciptakan pandangan yang holistik tentang motivasi, mereka menjawab dengan yakin bahwa kesatuan dalam pengajaran guru yang sama menjadi kunci utama. Buku ini, mereka persembahkan untuk guru mereka, Almarhum K.H Ahmad Khudlari, serta seluruh santri yang membutuhkan pencerahan di tengah perjalanan hidup yang penuh dengan tantangan dan cobaan yang menerpa iman setiap insan.

Tidak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh alumni ke-26 Pondok Pesantren Daarul Falah Syahrir Abror yang berhasil menerbitkan buku yang membawa kisah pahit manis pengalaman hidupnya di pesantren. K.H. Maman Lukman Hakim berpesan kepada para santri juga para asatidz dan asatidzah agar menulis karena, Dengan membaca kita akan tahu sesuatu, dan dengan menulis kita bisa memberi tahu sesuatu. Beliau berharap suatu saat nanti akan ada alumni Pondok Pesantren Daarul Ahsan yang berhasil menerbitkan karya mereka yang akan membuat mereka diingat oleh semua orang.

Dengan demikian, acara Bedah buku “Kalimat Mutiara dan Motivasi Sejahtera” tidak hanya menjadi momen berharga bagi Pondok Pesantren Daarul Ahsan, tetapi juga sebagai inspirasi bagi seluruh komunitas pesantren untuk terus berkarya dan mengangkat citra pesantren di mata dunia.

REGARDS,

Penulis: Siti Robiyatul Hasanah 12 IPA Putri

Dokumentasi:

Santri Daarul Ahsan Salsabil Zhafirah Ngadi Sukses Tampil di Depan Pejabat Keagamaan Manado – Sulawesi Utara

Salsabil Zhafirah Ngadi, yang akrab dipanggil Salsa santriwati kelas 7, merupakan
contoh gemilang dari Santri Pondok Pesantren Daarul Ahsan di Manado, Sulawesi
Utara. Kembalinya Salsa ke kampung halamannya tidak hanya sebagai ajang
liburan semata, tetapi sebagai momen bersejarah yang memperlihatkan bagaimana
ilmu dan keahliannya dalam agama dan keberanian tampil di depan banyak orang
sudah berkembang.


Saat Salsa kembali ke Manado, ia membawa lebih dari sekadar pengalaman,
namun juga membawa semangat dan keahlian yang telah diasahnya di pondok
pesantren. Dalam satu kesempatan penting, Salsa tampil di hadapan sejumlah
pejabat keagamaan terkemuka, yaitu Kepala Seksi Pendidikan dan Bimbingan
Masyarakat Islam, Hj. Deyske Rimala Sangia,M.H, Kepala Penyelenggara Haji
dan Umrah, Hj. Ermi Abraham, S.E. M.H, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA),
H. Muh. Thaib Mokobombang, S.Ag., M.H, serta staf dari Kementerian Agama
Kabupaten Minahasa Tenggara.


Namun, di balik kesuksesan Salsa ada peran besar dari Pondok Pesantren Daarul
Ahsan yang telah memberikan pendidikan dan pembinaan yang berkualitas. Orang
tua Salsa pun turut berterima kasih kepada pesantren atas pengajaran ilmu agama
yang telah memberikan landasan kuat bagi Salsa. Khususnya, mereka
mengapresiasi peran Ukhti Irob, yang telah membimbing Salsa dengan penuh
kesabaran dan keikhlasan.


Prestasi yang diraih oleh Salsabil Zhafirah Ngadi bukan hanya menjadi
kebanggaan bagi Pondok Pesantren Daarul Ahsan, tetapi juga bagi keluarga besar
salsa di Manado. Semoga Salsa menjadi inspirasi bagi para santri lainnya untuk
mengejar mimpi dan mengabdikan diri untuk agama dan negara.

Penulis: Siti Robiyatul Hasanah 12 IPA Putri

MERIAH! PEMBUKAAN KAMPOENG RAMADHAN PONDOK PESANTREN DAARUL AHSAN

Ahsan Media- Tangerang, pada Minggu, 24 Maret 2024 bertempat di halaman utama Pondok Pesantren Daarul Ahsan, acara perdana “Kampoeng Ramadhan 2024” telah resmi dibuka. Acara yang diselenggarakan oleh para alumni Daarul Ahsan yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Alumni Daarul Ahsan (FORSADA) ini merupakan acara awal dari berbagai rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan sampai malam puncak Nuzulul Qur’an.

Acara pembukaan ini menjadi momentum penting bagi para santri untuk merayakan semarak ramadhan dengan semangat dan kebersamaan. Dalam sambutannya, ka M. Ibrohim, S.Sos, selaku ketua umum Forsada mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi atas terselenggaranya kampoeng Ramadhan tahun ini, dan menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi wahana bagi para santri untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, serta memperkuat tali silaturahmi santri dan para alumni Pondok Pesantren Daarul Ahsan.

Para santri dan alumni dari Angkatan pertama turut hadir dalam acara pembukaan ini dengan penuh antusias, siap mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan oleh panitia. Rangkaian kegiatan di Kampoeng Ramadhan mencakup berbagai kegiatan positif yang bertujuan untuk memperkaya pengalaman spiritual dan sosial para santri selama bulan penuh berkah ini.

Dalam rangka memeriahkan pembukaan kampoeng Ramadhan 2024 para alumni mempersembahkan penampilan sholawat yang dikolaborasikan dengan alat musik tradisional dan khas yang diberi nama “Barak Karinding”. Semoga Kampoeng Ramadhan 2024 menjadi ladang amal yang penuh berkah dan bisa semakin mengeratkan tali persaudaraan para alumni, santri, dan seluruh elemen yang ada di Pondok Pesantren Daarul Ahsan.

Penulis: Siti Robiyatul Hasanah 12 IPA Putri

PANGGUNG GEMBIRA 2024 INFINITY GENERATION MEMUKAU DENGAN PESONA PENDIDIKAN PESANTREN DALAM GEMERLAP KEBHINEKAAN NUSANTARA

AHSAN MEDIA- Suasana penuh keceriaan dan semangat kebersamaan memenuhi setiap penjuru Aula
Utama Pondok Pesantren Daarul Ahsan. Panggung gembira 2024 Infinity Generation dengan tema yang
menggugah, “Pesona Pendidikan Pesantren dalam Gemerlap Kebhinekaan” memadukan nilai-nilai
Pendidikan pesantren dengan keberagaman Nusantara. Seluruh santriwan dan santriwati turut
berpartisipasi dengan menghadiri acara pagelaran seni terakhir kakak kelas mereka dengan membawa
keceriaan dan keikhlasan dalam. Dewan guru dan wali santri kelas 12 turut hadir dengan bangga,
memberikan dukungan penuh kepada para santri kelas akhir dan menambah kehangatan suasana.


Nilai-nilai pesantren, seperti pendidikan moral, nilai kesederhanaan, dan keikhlasan, menjadi hal yang
sangat ditonjolkan dalam panggung gembira tahun ini. Dalam kolaborasi yang mengesankan, berbagai
pertunjukan seni dipentaskan. Mulai dari kolaborasi Nusantara yang memukau, drama musikal yang
mengharukan, pantomim yang menggelitik imajinasi, hingga drama kabaret yang mengocok perut,
semuanya membawa pesan moral yang mendalam. Tidak hanya itu, keberagaman budaya Nusantara
juga dihadirkan dengan megahnya. Dari tarian-tarian tradisional seperti Tari Jambi yang khas, hingga Tari
Bhineka Tungga Ika yang memperlihatkan keindahan perbedaan, semua menunjukkan betapa kaya dan
berwarnanya budaya Indonesia.


Sorak-sorai dan tepuk tangan meriah mengiringi setiap penampilan hingga akhir acara. Namun,
semangat dan kehangatan tetap terasa, memperkuat rasa persaudaraan di antara semua yang hadir.
Panggung gembira ini bukan hanya sebuah pertunjukan, tetapi juga sebuah perayaan akan keberagaman
dan nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh pesantren.


Diakhir acara ustadz Zaelani, S.Pd.I selaku wali kelas 12 mengatakan, “Acara kalian sukses! Panggung
gembira dengan tema “Pesona pendidikan pesantren dalam gemerlap kebhinekaan” telah menyentuh hati dan pikiran saya dan setiap orang yang hadir. Acara ini telah meninggalkan jejak inspiratif tentang
pentingnya memelihara nilai-nilai budaya dan moral dalam kehidupan sehari-hari.”

Penulis: Siti Robiyatul Hasanah 12 IPA PUTRI

“Menuju Prestasi Unggul: Perlombaan Mubtada Meriahkan Milad Ke-25 Daarul Ahsan!”

AHSAN MEDIA, TANGERANG- Hari ini, Sabtu (02/03/2024) Pondok Pesantren Daarul Ahsan menyelenggarakan MUBTADA (Musabaqoh Tilawatil Quran Daarul Ahsan) tingkat SD se- Kabupaten Tangerang, yang turut menghiasi perayaan milad Pondok Pesantren Daarul Ahsan yang memasuki usia ke-25. Berbagai pihak turut hadir dalam acara ini, termasuk Camat Jayanti yakni Bapak Yandri Permana S. Stp, Kepala Desa Dangdeur Bapak H. Agus Sutaryo SE, Ketua LPTQ Kecamatan Jayanti Ust.Abdul Muiz, Kabag Kesra Kabupaten Tangerang Bapak H. Luki, serta para peserta Musabaqoh dari tingkat SD se -Kabupaten Tangerang.
Koordinator Milad ke-25 Pondok Pesantren Daarul Ahsan yakni Ustadz Ayash Lukman Hakim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian perayaan milad Pondok Pesantren Daarul Ahsan yang ke-25. “Alhamdulillah ini adalah MUBTADA yang pertama dalam rangkaian Milad Pondok Pesantren Daarul Ahsan, selain itu kita juga bermaksud untuk menyambung silaturahmi dengan sekolah-sekolah SD di sekitar Kabupaten Tangerang dan istilah kita Syiar juga bahwa inilah Pondok kita Daarul Ahsan, pada siswa-siswa dan SD yang ada di sekitar kabupaten Tangerang,” tutur Koordinator Milad.
“Secara umum MUBTADA adalah pengapian seperempat Abad Daarul Ahsan sendiri itu tumbuhkan generasi yang berjiwa Qurani, untuk perlombaan nya kita ada perlombaan murotal, tahfids qur’an juz 30, adzan, cerdas cermat islami, mewarnai kaligrafi, harapan kami agar sekolah-sekolah SD semakin percaya diri untuk mengembangkan anak-anaknya, yang kedua harapannya mudah-mudahan Daarul Ahsan bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas dan yang ketiga mudah-mudahan bisa dilanjutkan ini kan pertama ya mudah-mudahan nanti tahun depan bisa ada MUBTADA dua, tiga dan seterusnya mudah-mudahan juga sih bisa dilanjutkan untuk mengikutsertakan SMP dan SMA-nya biar bisa berjenjang,”Ungkap Koordinator Milad.
Ditempat terpisah kami selaku Tim Ahsan Media berhasil mewawancarai Yandri Permana S. Stp selaku camat Jayanti, H. Agus Sutaryo SE selaku kepala desa Dangdeur dan Ust.Abdul Muiz, ketua LPTQ kabupaten Tangerang.
“Di acara MTQ Daarul Ahsan yang pertama kali bisa mengikutsertakan peserta lebih dari 203 orang itu luar biasa. Dan saya harap MUBTADA ini tidak hanya di Tingkat kecamatan dan kabupaten bahkan bisa sampai Tingkat provinsi dan nasional.” Ujar camat Jayanti
“Harapan saya perlombaan ini bisa menjadi tolak ukur bagi anak-anak se-kabupaten Tangerang untuk meningkatkan kemampuan yang dimilikinya juga sebagai ajang penguatan mental untuk mereka”, Ujar ust. Abdul Muiz selaku ketua LPTQ Kab. Tangerang.
“Saya salut Daarul Ahsan bisa membuat acara yang inovatif dan kreatif seperti ini saya mengapresiasi penuh acara ini semoga perlombaan ini dijadikan tolak ukur dan jam terbang bagi para peserta Mubtada dan para pecinta Al-Qur’an”, ujar Kepala Desa Dangdeur
Acara ini tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai upaya untuk memperkuat hubungan dengan sekolah-sekolah di sekitarnya serta sebagai sarana untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan yang dipelajari di Pondok Pesantren Daarul Ahsan kepada masyarakat luas. Semoga acara ini menjadi wahana yang mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kecintaan terhadap ilmu agama di kalangan generasi muda. Amin.
Penulis: Siti Robiyatul Hasanah 12 IPA

UJIAN SEMESTER SEBAGAI EVALUASI BELAJAR SANTRI

AHSAN MEDIA, Tangerang – Pondok Pesantren Daarul Ahsan menerapkan dua kurikulum yaitu kurikulum salafi dengan adanya pembelajaran kitab kuning dan juga Kurikulum Kemenag dan Kemendikbud dengan adanya sekolah formal di jenjang MTs dan SMA. Pada setiap penghujung semester, guna mengevaluasi hasil belajar santri selama satu semester, Pondok Pesantren Daarul Ahsan seperti sekolah formal lainnya mengadakan ujian semester atau Penilaian Akhir Semester yang terdiri atas ujian lisan dan ujian tulisan.

Ujian lisan berlangsung selama satu minggu, materi yang diujikan yaitu materi tentang kebahasaan, seperti Bahasa Arab dan Inggris dan juga materi tentang peribabahan. Sedangkan untuk tulisan ujian yang dilaksanakan selama dua minggu, berlangsung lebih lama karena materi yang diujikan lebih banyak, yaitu terdiri atas mata pelajaran ilmu keagamaan yang terdapat dipondok seperti Nahwu, Shorof, Tauhid, dan sebagainya. Juga mata pelajaran ilmu umum seperti Matematika, IPS, IPA, dan sebagainya.

Santriwan dan santriwati mempersiapkan ujian ini dengan semangat, suara hafalan menggema di seluruh sudut pondok pada setiap waktunya. Diadakannya ujian ini adalah sebagai bahan evaluasi dari hasil belajar santri selama satu semester, sehingga dapat terlihat jika ada yang masih kurang agar dapat ditingkatkan dan diperbaiki lagi.

Semangat untuk santriwan dan santriwati dalam melaksanakan ujian semester, terus gigih dalam belajar, berjuang melawan kemalasan, dan kerjakan dengan penuh kejujuran.

بقدر ما تعتني تنال ما تتمني

“Sesuai usahamu, kamu akan mendapatkan apa yang kamu cita-citakan”

Regards,

Penulis: Meiliya Pratiwi

BANGGA! SANTRI DAARUL AHSAN RAIH JUARA UMUM PADA PERLOMBAAN GERABAH (GEBYAR BAHASA ARAB DAN ILMIAH) DI UIN BANTEN

AHSAN MEDIA, Tangerang – Membanggakan! Santri Daarul Ahsan lagi-lagi berhasil merebut sejumlah trofi kejuaraan. Tidak hanya pandai di bidang keagaman, seni dan ilmiah saja, santri Daarul Ahsan juga berhasil bersaing dengan Pondok pesantren dan sekolah lainnya pada perlombaan di bidang kebahasaan yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Universitas Islam Sultan Maulana Hasanuddin Banten pada event Gebyar Bahasa Arab dan Ilmiah (GERABAH) tingkat SLTP, SLTA, dan Mahasiswa. Santri Daarul Ahsan berhasil meraih berbagai kejuaraan pada mata lomba:

Tingkat SLTP:

  • Farel Nurohmansyah, Juara 2 Qiroatusyiir (Puisi B. Arab)
  • Fathan Najib, Juara 3 Ghinayah Arabiah (Menyanyi B. Arab)
  • Malika Azkia, Juara 3 Khitobah (Pidato B. Arab)
  • Annisa Putri, Juara 1 Kaligrafi
  • M. Surya Handika, Juara 2 Kaligrafi

Tingkat SLTA:

  • Fathu Riza Gulam, Juara 1 Qiroatusyiir (Puisi B. Arab)
  • Danu Eka Permana, Juara 1 Kaligrafi
  • Asipa Adila Tania, Juara 1 Khitobah (Pidato B. Arab)
  • Salwa Azzahra, Juara 1 Ghinayah Arabiah (Menyanyi B. Arab)

Segudang prestasi akademik dan non-akademik telah berhasil diraih oleh Santri Daarul Ahsan, semuanya tidak semata-mata didapatkan tanpa adanya usaha dan pengorbanan yang nyata. Namun, usaha saja tidak akan cukup untuk mendapatkannya harus terus dibarengi dengan do’a, keyakinan serta keistiqomahan.

Selamat kepada santriwan dan santriwati berprestasi atas pencapaiannya, terus perjuangkan dan tingkatkan lagi kapabilitas diri agar dapat terus berkembang menjadi pribadi yang lebih membanggakan dan dapat memberikan kebermanfaatan untuk banyak orang.

Man Yazro’ Yahsud

“Barang siapa yang menyemai benih, maka dia akan memanen hasilnya” terus semangat, terus berjuang. Hasil tidak akan menghianati usahanya. The results will not betray the efforts.

Santri hebat untuk Indonesia kuat.

Santri berprestasi untuk membangun negeri.

Regards,

Penulis: Meiliya Pratiwi

KEREN! SANTRI DAARUL AHSAN BERHASIL MENYABET SEJUMLAH TROFI PADA PERLOMBAAN KALIGRAFI DI EVENT AL-FATTAAH FESTIVAL TANGERANG

AHSAN MEDIA, Tangerang – Santri tidak hanya pandai mengaji, tetapi juga berprestasi di berbagai cabang ilmu dan seni. Sepertinya tagline tersebut pantas diberikan kepada santriwan dan santriwati Daarul Ahsan yang seringkali memenangkan berbagai kompetisi di berbagai mata lomba. Seperti pada kesempatan kali ini, santriwan dan santriwati berhasil menorehkan prestasi di bidang seni kaligrafi yang diselenggarakan pada event Al-Fattah Festival. Al-Fattah festival ini diselenggarakan di Cipondoh, Kota Tangerang. Salah satu event perlombaan yang diselenggarakan oleh Yayasan Al-Fattaah untuk tingkat SD, SMP dan SMA se- Tangerang Raya.

Di bawah bimbingan Ust. Bahrul Hikam dan Ustzh. Siti Liah Kameliah, santriwan dan santriwati Daarul Ahsan berhasil menyabet sejumlah piala, di antaranya:

Tingkat MTs

Juara 1 diraih oleh Dinda Fitra santri kelas 9

Tingkat SMA

Juara 1 diraih oleh Danu Eka Permana santri kelas 11

Juara 2 diraih oleh Shovi Nur Anwar santri kelas 11

Pondok pesantren Daarul Ahsan tidak hanya mengajarkan ilmu agama. Sesuai visi-nya yaitu Baik, Benar, Indah maka Pondok Pesantren Daarul Ahsan juga mengajarkan tentang keindahan, salah satunya adalah santriwan dan santriwatinya dapat menciptakan karya-karya yang indah seperti kaligrafi.

Selamat kepada santriwan dan santriwati berprestasi atas pencapaiannya, terus perjuangkan dan tingkatkan lagi kapabilitas diri agar dapat terus berkembang menjadi pribadi yang lebih membanggakan dan dapat memberikan kebermanfaatan untuk banyak orang.

“Barang siapa yang menyemai benih, maka dia akan memanen hasilnya” terus semangat, terus berjuang. Hasil tidak akan menghianati usahanya. The results will not betray the efforts.

Santri hebat untuk Indonesia kuat.

Santri berprestasi untuk membangun negeri.

Regards,

Penulis: Meiliya Pratiwi

MERIAH! SEMARAK HARI SANTRI NASIONAL 2023 DI PONPES DAARUL AHSAN

AHSAN MEDIA, Tangerang – 22 Oktober ditetapkan oleh pemerintah sebagai Hari Santri Nasional, mengapa Tanggal 22 Oktober? karena pada tanggal 22 Oktober 1945 telah terjadi peristiwa penting dalam perjuangan para santri dan masyarakat dalam melawan penjajahan dari sekutu. Sebuah kelompok pejuang santri bersama rakyat lainnya, melakukan perlawanan di kota Surabaya terhadap pasukan sekutu yang mencoba menguasai kembali wilayah Indonesia.

Oleh karena itu, penetapan ini didasari oleh peran ulama dan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan serta pembangunan bangsa dengan mengacu pada Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang dilakukan oleh Hadratus Syeikh KH. Hasyim Asy’ari, ulama serta pahlawan nasional, dengan menggerakkan masyarakat untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari para penjajah.

Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional tahun 2023, Pondok Pesantren Daarul Ahsan menyelenggarakan berbagai acara, di antaranya yaitu upacara pengibaran bendera merah putih, penampilan drama perjuangan santri dalam melawan penjajah, pawai dan market day. Acara tersebut berlangsung dengan seru dan meriah, antusiasme santriwan dan santriwati dalam mengikuti seluruh rangkaian acara menambah euforia kemeriahan Hari Santri Nasional pada tahun ini.

Pada upacara pengibaran bendera tersebut Mudirul Ma’had berpesan bahwa “Resolusi jihad untuk santri saat ini adalah bukan dengan mengangkat senjata, akan tetap jihad dengan mengangkat pena untuk terus berjuang melawan kebodohan. Agar santri dapat terus menjawab tantangan ke depan di era transformasi digital saat ini.”

Setelah melaksanakan upacara pengibaran bendera, santriwan dan santriwati pawai mengelilingi lingkungan sekitar Pondok Pesantren. Setelah itu, santriwan dan santriwati juga ikut memeriahkan stand kuliner yang didesain mewakili berbagai provinsi di Indonesia, seperti Banten, Aceh, Sumatera, Kalimantan, Bali, Papua, Jawa dan yang lainnya pada acara Market Day yang diselenggarakan oleh santriwan dan santriwati SDI Tahfidz Preneur Pagipon. Market Day ini juga sebagai salah satu upaya untuk menciptakan jiwa kewirausahaan dan kemandirian pada santri agar kelak dapat mencetak generasi santri yang sukses berkiprah pada perkembangan pasar nasional maupun internasional.

Jihad Santri Jayakan Negeri

Santri Berdaya untuk Indonesia Jaya!!

Regards,

Penulis : Meiliya Pratiwi

PASUKAN KHUSUS PRAMUKA DAARUL AHSAN MENYABET SEJUMLAH TROFI JUARA PRAMUKA PADA AJANG LOMBA PELANGI (Perkemahan La Tansa Gali Inovasi) XVI DI PONDOK PESANTREN LA TANSA

AHSAN MEDIA, Tangerang – Perkemahan La Tansa Gali Inovasi (PELANGI) ke-XVI merupakan ajang perlombaan pramuka yang melibatkan beberapa Pondok Pesantren se- Indonesia. Ajang perlombaan ini diadakan oleh Pondok Pesantren La Tansa yang berlokasi di Lebak, Banten. Pada PELANGI kali ini diikuti oleh 46 Pondok Pesantren yang terbagi menjadi 23 Tim Putra dan 23 Tim Putri dari berbagai daerah seperti Tangerang, Bogor, Lebak, Serang, dan Sumatera.

PELANGI pada tim Pramuka Putri diadakan pada tanggal 25 – 28 September 2023 dan disusul tim Pramuka Putra pada tanggal 02 – 05 Oktober 2023. Mata lomba pada ajang perlombaan Pramuka ini, di antaranya perlombaan nasyid acapella, LKBB, pidato berbahasa Arab, bercerita berbahasa Arab dan Inggris, melukis dan perlombaan-perlombaan lainnya yang mengasah soft dan hard skill peserta. Pada kesempatan kali ini delegasi tim Daarul Ahsan berhasil meraih beberapa penghargaan, diantaranya :

– Juara Umum Tim Pramuka Putri

– Juara 3 Tingkat Penegak Putra

– Juara 2 Tingkat Penggalang Putra

Semua pencapaian tersebut tidak secara instant didapatkan, melainkan ada perngorbanan, usaha, perjuangan dan kerja keras yang dilakukan. “Alhamduillah suka dan duka telah dilalui, perjuangan dalam mempersiapkan perlombaan ini sangatlah panjang. Mulai dari latihan setiap sore dan malam hingga waktu tidur yang berkurang. Semua itu adalah konsekuensi dari pilihan yang telah diambil jadi harus tetap semangat dan hadapi untuk mencapai target yang diinginkan. Selain itu juga, kami harus tetap sabar walau sempat mendapatkan perkataan – perkataan yang kurang mengenakan dari orang lain” Ungkap Nazwa Aulia Safina, perwakilan santriwati tingkat penegak, 7 Oktober 2023.

Persiapan tidak hanya dilakukan oleh santriwan dan santriwati yang mengikuti perlombaan saja, para ustadz dan ustadzah yang menjadi bindamping juga turut mempersiapkan segala kebutuhan lomba seperti properti, bahan materi yang dilombakan, dan lainnya. “Terkait masalah persiapan sebenarnya cukup sempit masa persiapan nya, karena normalnya persiapan lomba pramuka antar pondok itu satu bulan, tapi ini hanya ada waktu 2 minggu dan selama 2 minggu itu, tidak setiap hari efektif untuk latihan, karena terdapat beberapa kegiatan pondok lainya yang tidak bisa ditinggalkan.Untuk mengefektifkan masa latihan yang sempit, kami selaku bindamping membuat jadwal latihan yang disesuaikan dengan juklak kegiatan Pelangi XVI Tersebut, untuk menghindari benturan waktu selama latihan”. Ungkap bindamping Tim Pramuka Putra, Ust. Ayyash Lukman Hakim, 7 Oktober 2023.

Santriwan Daarul Ahsan juga berhasil menjadi Andika Teladan pada perlombaan PELANGI ke-XVI ini. Andika Teladan ini merupakan penghargaan kepada peserta lomba yang paling aktif, berani, dan beberapa kriteria lainnya. “Saya senang sekaligus bangga telah menjadi Andika Teladan pada perlombaan PELANGI tahun ini. Penghargaan ini juga bukan hanya untuk saya pribadi, melainkan juga untuk membawa nama baik pondok tercinta saya Daarul Ahsan. Harapan saya, akan ada lagi santri Daarul Ahsan yang menjadi Andika Teladan selanjutnya.” Ungkap M. Alfian Yudha Saputra, santriwan peraih penghargaan Andika Teladan, 7 Oktober 2023.

Ajang perlombaan ini bukan hanya untuk meraih juara dan penghargaan saja, lebih dari itu Daarul Ahsan mendelegasikan santri terbaiknya bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada santri agar memiliki pengalaman dalam mengasah skill nya dengan Pondok Pesantren lain, juga sebagai upaya untuk mengukur dan meningkatkan kapabilitas diri, selain itu  juga sebagai ajang silaturahmi antar pondok pesantren se- Indonesia.

“Masih banyak bidang perlombaan yang harus diperbaiki dan dimaksimalkan kembali, harus lebih semangat lagi dan harus tetap memperbaiki kualitas diri. Jangan mudah merasa puas dengan pencapain yang saat ini diraih.” Pesan bindamping Tim Pramuka Putri, Usth. Siti Nurhikmah, 07 Oktober 2023.

Santri hebat untuk Indonesia kuat

Santri berprestasi untuk membangun negeri

Terus berkarya, terus berdaya tim Pramuka Daarul Ahsan

Regards,

Penulis : Meiliya Pratiwi