TANGERANG – Pondok Pesantren Daarul Ahsan menunjukkan dominasinya dalam bidang keagamaan dengan memborong gelar juara di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Jayanti dan Kecamatan Cikupa. Keberhasilan ini menegaskan kualitas pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan santri di pondok.
Santri Daarul Ahsan berhasil meraih total 12 gelar juara, termasuk tiga gelar Juara 1, dalam MTQ yang diselenggarakan di dua kecamatan, Jayanti dan Cikupa. Pencapaian tertinggi diraih oleh perwakilan dari Desa Dangdeur yang menyabet Juara 1 untuk cabang Fahmil Quran (Putra dan Putri), serta perwakilan Desa Pasir Jaya yang unggul sebagai Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Putri.
Raihan prestasi didominasi oleh perwakilan dari Desa Dangdeur, yang berhasil membawa pulang enam gelar dari berbagai cabang di MTQ Kecamatan Jayanti. Di antara yang menonjol adalah tim Fahmil Quran Putri (Nurul Awaliah, Lathifah Mira N. B., Wika Kamalia) dan tim Fahmil Quran Putra (M. Jaylani, M. Ranggah H., Ardiansyah) yang keduanya sukses meraih Juara 1.
Sementara itu, prestasi di Kecamatan Cikupa dihiasi oleh keberhasilan Siti Liah Kameliah (Desa Pasir Jaya) yang meraih Juara 1 di cabang Kaligrafi Kontemporer Putri.
Berikut adalah rincian lengkap perolehan juara 1 dan 2:
MTQ KECAMATAN JAYANTI:
- Juara 1 Fahmil Quran Putri (Desa Dangdeur)
- Juara 1 Fahmil Quran Putra (Desa Dangdeur)
- Juara 2 MSQ Putri (Desa Dangdeur)
- Juara 2 Murottal Putri (Desa Dangdeur)
- Juara 2 Fahmil Quran Putra (Desa Pangkat)
MTQ KECAMATAN CIKUPA:
- Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Putri (Desa Pasir Jaya)
- Juara 2 Fahmil Quran (Desa Sukadamai)
Pembina MTQ Pondok Pesantren Daarul Ahsan, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian para santri. Ia berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus mendalami ilmu agama, khususnya Al-Qur’an, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Prestasi ini merupakan hasil dari program pembinaan rutin dan intensif yang diterapkan pesantren untuk mencetak generasi muda Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki daya saing di berbagai kompetisi daerah. Santri-santri yang berprestasi ini diharapkan dapat terus melaju ke tingkat kabupaten, provinsi, nasional dan internasional. amin.
Regards,
Ahsan Media.
