LDKS Daarul Ahsan Tuntaskan Misi: 3 Hari Intensif Menempa Santri Kelas 11 Jadi Pengurus Berintegritas

Ahsan Media – Seluruh santri kelas 11 Pondok Pesantren Daarul Ahsan sukses menyelesaikan rangkaian Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS) yang digelar intensif selama tiga hari, mulai tanggal 13 hingga 15 November 2025.

Kegiatan LDKS ini merupakan langkah strategis lembaga dalam menyiapkan dan membekali kader pengurus. Tujuan utamanya adalah mencetak calon pengurus yang tidak hanya mampu memikul amanah dengan tanggung jawab penuh, tetapi juga memiliki integritas yang terjaga dan dapat dipercaya dalam menjalankan tugas harian pondok.

Fokus Pembentukan Pola Pikir dan Manajerial

Program LDKS disusun secara terstruktur untuk membentuk pola pikir peserta yang matang dan kemampuan manajerial yang terukur. Setiap peserta dilatih secara mendalam mengenai cara melaksanakan tugas secara teratur, disiplin, serta membangun kredibilitas diri dalam struktur organisasi pondok.

Materi pelatihan mencakup tiga pilar utama: prinsip-prinsip kepemimpinan, manajemen kegiatan, serta latihan analisis dan pengambilan keputusan. Melalui sesi-sesi ini, para santri didorong untuk memiliki kesiapan memimpin dengan ketegasan yang didasari oleh kejernihan tujuan dan sikap yang selaras dengan nilai-nilai luhur lembaga.

Dengan rampungnya LDKS, santri kelas 11 kini diharapkan telah memiliki bekal esensial untuk transisi menjadi pengurus yang siap menjalankan tugas dengan efektif dan bertanggung jawab.

Regards,

Ahsan Media.

DAARUL AHSAN KUASAI ARENA! Raih 12 Gelar Juara MTQ, Bukti Nyata Generasi Qur’ani Berprestasi

TANGERANG – Pondok Pesantren Daarul Ahsan menunjukkan dominasinya dalam bidang keagamaan dengan memborong gelar juara di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Jayanti dan Kecamatan Cikupa. Keberhasilan ini menegaskan kualitas pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan santri di pondok.

Santri Daarul Ahsan berhasil meraih total 12 gelar juara, termasuk tiga gelar Juara 1, dalam MTQ yang diselenggarakan di dua kecamatan, Jayanti dan Cikupa. Pencapaian tertinggi diraih oleh perwakilan dari Desa Dangdeur yang menyabet Juara 1 untuk cabang Fahmil Quran (Putra dan Putri), serta perwakilan Desa Pasir Jaya yang unggul sebagai Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Putri.

Raihan prestasi didominasi oleh perwakilan dari Desa Dangdeur, yang berhasil membawa pulang enam gelar dari berbagai cabang di MTQ Kecamatan Jayanti. Di antara yang menonjol adalah tim Fahmil Quran Putri (Nurul Awaliah, Lathifah Mira N. B., Wika Kamalia) dan tim Fahmil Quran Putra (M. Jaylani, M. Ranggah H., Ardiansyah) yang keduanya sukses meraih Juara 1.

Sementara itu, prestasi di Kecamatan Cikupa dihiasi oleh keberhasilan Siti Liah Kameliah (Desa Pasir Jaya) yang meraih Juara 1 di cabang Kaligrafi Kontemporer Putri.

Berikut adalah rincian lengkap perolehan juara 1 dan 2:

MTQ KECAMATAN JAYANTI:

  • Juara 1 Fahmil Quran Putri (Desa Dangdeur)
  • Juara 1 Fahmil Quran Putra (Desa Dangdeur)
  • Juara 2 MSQ Putri (Desa Dangdeur)
  • Juara 2 Murottal Putri (Desa Dangdeur)
  • Juara 2 Fahmil Quran Putra (Desa Pangkat)

MTQ KECAMATAN CIKUPA:

  • Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Putri (Desa Pasir Jaya)
  • Juara 2 Fahmil Quran (Desa Sukadamai)

Pembina MTQ Pondok Pesantren Daarul Ahsan, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian para santri. Ia berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus mendalami ilmu agama, khususnya Al-Qur’an, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Prestasi ini merupakan hasil dari program pembinaan rutin dan intensif yang diterapkan pesantren untuk mencetak generasi muda Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki daya saing di berbagai kompetisi daerah. Santri-santri yang berprestasi ini diharapkan dapat terus melaju ke tingkat kabupaten, provinsi, nasional dan internasional. amin.

Regards,

Ahsan Media.

Pembukaan MOSADA dan Apresiasi Santri Berprestasi di Pondok Pesantren Daarul Ahsan

Pondok Pesantren Daarul Ahsan mengawali tahun ajaran baru dengan menyelenggarakan kegiatan MOSADA (Masa Orientasi Santri Daarul Ahsan), Selasa (15/07). Agenda ini menjadi ajang pengenalan lingkungan pondok, nilai-nilai kepesantrenan, serta pembentukan karakter dasar bagi santri baru.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh jajaran pimpinan pondok dan diikuti oleh seluruh santri baru dengan penuh antusias. MOSADA dirancang untuk menanamkan kedisiplinan, adab, serta kesiapan mental dalam menjalani kehidupan pesantren yang sarat dengan nilai-nilai keilmuan dan keteladanan.

Pada kesempatan yang sama, pondok juga memberikan apresiasi kepada para santri berprestasi yang berhasil meraih peringkat terbaik di kelas masing-masing. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas usaha, kedisiplinan, serta semangat belajar yang telah ditunjukkan selama satu semester terakhir.

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Daarul Ahsan berharap seluruh santri, baik yang baru maupun yang lama, dapat terus meningkatkan kualitas diri, menumbuhkan semangat menuntut ilmu, serta menjaga komitmen dalam meneladani akhlak para ulama.

Regards,

Ahsan Media.

Pondok Pesantren Daarul Ahsan Sambut Ratusan Santri Baru Tahun Ajaran 2025/2026


Jayanti, 13 Juli 2025 — Suasana semarak menyelimuti Pondok Pesantren Daarul Ahsan di Jayanti pada Minggu, 13 Juli 2025. Ratusan santri baru membanjiri kompleks pesantren, menandai dimulainya tahun ajaran 2025/2026. Kedatangan para santri yang diantar langsung oleh wali mereka ini disambut antusias oleh segenap jajaran pengurus pesantren.

Sejak pagi, area registrasi telah ramai dipadati wali santri yang mengantar putra-putri mereka untuk menimba ilmu. Proses penerimaan berlangsung lancar dan tertib, diawali dengan registrasi ulang dan pemeriksaan administrasi. Para santri baru kemudian diarahkan satu per satu oleh pengurus dengan sabar dan telaten.

Pondok Pesantren Daarul Ahsan menyambut hangat kedatangan para santri baru ini sebagai bagian dari keluarga besar pesantren. Diharapkan, kehadiran wajah-wajah baru ini akan membawa semangat dan energi segar dalam memajukan Daarul Ahsan.

Bagi para santri, setiap langkah kaki yang mereka jejakkan di Pondok Pesantren Daarul Ahsan adalah awal dari perjuangan besar. Tempat ini akan menjadi saksi bisu pertumbuhan, pembelajaran, dan pembentukan karakter mereka menjadi insan yang mulia serta berbakti kepada orang tua. Di sinilah mereka akan ditempa untuk belajar kesabaran, kemandirian, dan kebersamaan, bekal berharga yang kelak akan sangat berguna untuk masa depan mereka.

Semoga perjalanan pendidikan para santri baru di Pondok Pesantren Daarul Ahsan berjalan lancar, penuh berkah, dan mengantarkan mereka menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia serta berilmu tinggi. Amin.

Regards,

Ahsan Media.

Penulis : Yuyun Sunyati 12 Putri

Santri Lama Kembali ke Pondok, Tandai Dimulainya Kegiatan Pascaliburan

Jayanti, 12 Juli 2025 – Pondok Pesantren Daarul Ahsan menerima kedatangan kembali santri lama pada Sabtu, 12 Juli 2025. Para santri datang didampingi orang tua atau wali untuk mengambil rapor hasil belajar semester sebelumnya.

Pengambilan rapor berlangsung teratur di lingkungan pondok. Santri dan wali dapat langsung mengetahui hasil evaluasi akademik setelah masa liburan berakhir. Setelah menerima rapor, para wali dipersilakan untuk meninggalkan area pondok, sementara santri melanjutkan kegiatan internal.

Setelah proses administrasi selesai, santri diarahkan untuk menata barang bawaan ke dalam lemari dan merapikan kamar masing-masing. Kegiatan ini juga disertai dengan pembersihan lingkungan pondok sebagai persiapan memasuki kembali rutinitas harian.

Pondok Pesantren Daarul Ahsan berharap kembalinya para santri dapat menjadi awal yang baik untuk meningkatkan semangat belajar, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam menjalani kegiatan pondok di semester yang baru. Pihak pondok juga terus berkomitmen untuk memberikan fasilitas dan pelayanan terbaik guna menunjang kenyamanan dan kelancaran proses pendidikan para santri.

Regards,

Penulis: Afifah Kharisma Putri 11 Putri

Pondok Pesantren Daarul Ahsan Gelar Orientasi dan Upgrading Guru untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Jayanti, 10 Juli 2025 – Pondok Pesantren Daarul Ahsan menggelar kegiatan Orientasi dan Upgrading Dewan Guru pada 9–10 Juli 2025 di Grand Mushola Daarul Ahsan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dari RA Daarul Ahsan, SDIT Tahfidz Preneur Pagipon, MTS dan SMA, baik guru baru maupun guru senior.

Kegiatan ini bertujuan menyamakan visi dan misi pendidikan, memperkuat kompetensi profesional dan spiritual, serta menanamkan nilai-nilai kepesantrenan dalam proses pembelajaran.

Acara dibuka oleh Mudirul Ma’had yang menegaskan pentingnya peran guru sebagai figur utama dalam keberhasilan pendidikan. “Guru bukan sekadar penyampai ilmu, tetapi juga teladan akhlak dan pembimbing ruhani. Karena itu, upgrading seperti ini sangat penting untuk terus memperbaiki diri dan metode pengajaran,” ujarnya.

Hadir sebagai pemateri, Dr. KH. Anang Azharie Ali, MA., Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al-Mizan, yang membawakan sejumlah materi strategis. Selama dua hari, peserta mendapatkan pembekalan seputar strategi pembelajaran aktif, komunikasi efektif, penyusunan silabus berbasis nilai-nilai pesantren, serta penguatan karakter dan spiritualitas dalam kegiatan belajar mengajar.

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Daarul Ahsan berharap dapat memperkuat kapasitas pendidik sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan demi melahirkan generasi unggul yang berakhlak mulia dan berintegritas.

Regards,

Penulis: Melisa Haryati

MUBTADA 2: Festival Tilawatil Qur’an Terbesar di Banten, 168 Peserta Bersaing di Daarul Ahsan

Jayanti, 11 Februari 2025 – Pondok Pesantren Daarul Ahsan kembali menggelar Musabaqoh Tilawatil Qur’an Daarul Ahsan (MUBTADA) dengan skala yang lebih luas. Tahun ini, ajang bergengsi ini menjangkau tingkat provinsi, melibatkan SD/MI dan SMP/MTs sederajat se-Provinsi Banten. Sebanyak 168 peserta dari 34 sekolah ternama, seperti SDN Rawa Buaya, Pondok Pesantren Turus, Pondok Pesantren Daarul Qur’an Mulia, Al-Wildan Islamic School, SDIT Al-Mughni Jakarta Selatan, MI Bait Qur’ani Ciputat, SDN Sawah 1 Ciputat, serta MTsN 2 Serang, turut serta dalam kompetisi ini.

MUBTADA 2 berlangsung selama dua hari. Hari pertama diperuntukkan bagi peserta tingkat SD/MI sederajat, sedangkan hari kedua dikhususkan bagi peserta tingkat SMP/MTs sederajat. Para peserta berkompetisi dalam berbagai cabang lomba yang dikompetisikan, di antaranya Pildacil, Tahfidz Juz 30, Mewarnai Kaligrafi, Kaligrafi Kontemporer, MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an), MFQ (Musabaqah Fahmil Qur’an), MSQ (Musabaqah Syarhil Qur’an), serta CCI (Cerdas Cermat Islam).

Grand opening MUBTADA 2 dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Camat Jayanti Bapak H. Yandri Permana, S.Stp., Kepala KUA Jayanti Drs. H. Juki, Ketua LPTQ Kecamatan Jayanti Ust. Abdul Muiz, S.Pd., serta Kepala Desa Dangdeur H. Agus Sutaryo, S.E.

Acara ini resmi dibuka oleh Camat Jayanti, Bapak H. Yandri Permana, S. Stp. , yang menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan MUBTADA. Ia menegaskan bahwa ajang ini bukan hanya kompetisi, melainkan juga sarana pembentukan karakter Qur’ani bagi generasi muda. Ia juga menambahkan bahwa MUBTADA dapat meningkatkan kepercayaan diri anak-anak serta membawa nama baik sekolah mereka. Selain itu, ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pondok Pesantren Daarul Ahsan karena Daarul Ahsan terus mencetak prestasi hingga tingkat nasional dan menjadi acuan bagi kecamatan lain.

Ketua Panitia Ust. Ayash Lukman Hakim, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan, “Alhamdulillah, Pondok Pesantren Daarul Ahsan telah aktif menyelenggarakan ajang untuk menumbuhkan potensi santri di Jabodetabek guna melahirkan santri yang berprestasi. Sayangnya, di Tangerang masih jarang ada yang melaksanakan ajang seperti ini. Maka dari itu, Daarul Ahsan berusaha mengadakan MUBTADA sebagai wadah untuk menggali potensi santri. Tujuan utama MUBTADA bukan untuk mencari siapa yang terbaik, melainkan untuk mempererat silaturahmi dan melahirkan santri yang berprestasi.”

Mudirul Ma’had turut memberikan tausiyah, “MUBTADA berpartisipasi untuk merangkai potensi anak-anak agar memiliki pengalaman lebih luas dan mempunya jam terbang yang tinggi. Ajang ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk terus berkembang dalam berbagai bidang.”

Dengan cakupan yang semakin luas dan jumlah peserta yang terus meningkat, MUBTADA 2 diharapkan dapat menjadi ajang tahunan yang lebih prestisius, mencetak generasi Qur’ani yang berkualitas, serta menginspirasi lebih banyak santri untuk mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Regards,

Ahsan Media.

TAHNIAH! DAARUL AHSAN KEMBALI MENGUKIR PRESTASI PADA AJANG PERLOMBAAN MTQ KE-55 KABUPATEN TANGERANG

Ahsan Media, Tangerang – Perhelatan MTQ tingkat Kab. Tangerang ke-55 telah terselenggara dengan sukses sejak 14-19 Januari 2025 di kecamatan Kronjo, Kab. Tangerang dan diikuti oleh 29 kecamatan di Kab. Tangerang. Pondok Pesantren Daarul Ahsan turut berpartisipasi pada perhelatan tersebut.

Pada kesempatan kali ini Pondok Pesantren Daarul Ahsan mengirimkan beberapa delegasinya untuk mewakili di berbagai kecamatan, diantaranya kecamatan jayanti, solear, cikupa, rajeg, dll. Dan berhasil menyabet sejumlah penghargaan di berbagai bidang yaitu MFQ, KTIQ, dan Hifdzul Hadits. Para pemenang lomba diantaranya yaitu:

  • Juara 1 MFQ Putri: Nazwa Aulia Safina, Nurul Awaliyah, dan Latifah Mira Naira Balqis
  • Juara 1 KTIQ Putri: Ustzh. Nurul Ma’wa, S.pd
  • Juara 3 MFQ Putra: Nicky Chandra, Raziq Manazil, dan Julian
  • Juara 3 Hifdzil Hadis 500 Putri: Ustzh. Melisa Haryati
  • Juara Harapan 2 KTIQ Putra: Ust. M. Ainun Najib
  • Juara Harapan 2 KTIQ Putri: Ustzh. Alfin Laila Rahmawati

Dengan berhasilnya santri dan ustadz ustadzah dalam berkompetisi membuktikan bahwa Pondok Pesantren Daarul Ahsan telah berhasil menjadi lembaga pendidikan islam di Kab. Tangerang yang unggul dan berintegritas sehingga dapat mencetak generasi qur’ani dan berprestasi.

Selamat kepada seluruh delegasi Pondok Pesantren Daarul Ahsan yang telah berhasil mengukir prestasi dalam ajang perlombaan MTQ kab. Tangerang ke-55 semoga ilmu yang telah diperoleh dapat bermanfaat untuk umat dan menginspirasi santri di seluruh negeri.

Regards,

Penulis: Meiliya Pratiwi

DAARUL AHSAN TINGKATKAN JIWA KRITIS SANTRI DALAM PESTA DEMOKRASI

Ahsan Media – Tangerang, Ikatan Pelajar Pondok Pesantren Daarul Ahsan (IP3DA) dan Ikatan Pelajar Putri Pondok Pesantren Daarul Ahsan (IP4DA) merupakan organisasi internal santri Pondok Pesantren Daarul Ahsan. Sebagai pembelajaran aplikatif bagi santri dan juga wadah untuk mengembangkan soft maupun hard skill yang ada pada diri. IP3DA dan IP4DA ini dijalankan oleh santri putra dan putri kelas 11 semester 2 dan purna bakti pada kelas 12 semester 1.

Maka, agar roda organisasi terus berputar sehingga mencetak regenerasi baru untuk masa bakti periode selanjutnya Pondok Pesantren Daarul Ahsan telah menyelenggarakan berbagai event sejak Senin, 30 Desember 2024 hingga Senin, 6 Januari 2025. Adapun event-event tersebut yaitu:

  1. Laporan Pertanggung Jawaban Pengurus Masa Bakti 2024-2025
  2. Pemilihan Kandidat Ketua IP3DA dan IP4DA
  3. Penyampaian Visi dan Misi Calon Ketua
  4. Kampanye Calon Ketua
  5. Debat Calon Ketua
  6. PILKADA (Pemilihan Umum Ketua IP3DA dan IP4DA)
  7. Pelantikan Ketua dan anggota pengurus IP3DA dan IP4DA masa bakti 2025-2026

Alhamdulillah rangkaian event tersebut telah terselenggara dengan lancar dan sukses. Antusias santri yang berpartisipasi turut memeriahkan pesta demokrasi di Pondok Pesantren Daarul Ahsan. Santri diajarkan agar berani untuk berpikir kritis, menyampaikan pendapat dan berbicara di depan banyak orang. Sehingga harapannya dapat mencetak generasi santri yang kritis, berintegritas dan berkualitas agar turut mewujudkan Indonesia Emas.

Regards,

Penulis: Meiliya Pratiwi

DOKUMENTASI:

PELANTIKAN PENGURUS 1P3DA/IP4DA MASA BAKTI 2025/2026

Pondok Pesantren Pagipon menggelar Pelatihan Baca Tulis Al-Quran dengan Metode Yanbu’a di Aula Utama Pondok Pesantren Daarul Ahsan.

Dokumentasi Pelatihan Metode Yanbu'a

Program pelatihan baca tulis al-Quran (BTQ) metode Yanbu’a Pondok Pesantren Pagipon telah dilaksanakan pada Senin, 19 Agustus 2024, di Aula Utama Pondok Pesantren Daarul Ahsan yang diikuti oleh 300 peserta. Kegiatan pelatihan metode Yanbu’a untuk guru pengajar al-quran secara resmi dibuka oleh K.H. Maman Lukman Hakim, M.A., selaku Pemimpin Pondok Pesantren Pagipon dan Daarul Ahsan.

Peserta pelatihan Metode Yanbu’a terdiri dari 109 guru Pondok Pesantren Pagipon dan Daarul Ahsan, 101 santri kelas akhir Pondok Pesantren Daarul Ahsan, dan 90 peserta umum perwakilan dari berbagai Pondok Pesantren dan lembaga pendidikan umum di wilayah Jabodetabek dan Banten. Adapun pemateri pada pelatihan BTQ metode Yanbu’a ini, dipandu langsung oleh Abuya Romo K.H. Ulil Albab Arwani dan K.H. Muhammad Nashih.

Kegiatan pelatihan metode Yanbu’a ini dimulai dari pukul 08.15 wib sampai 17.00 wib. Para peserta pelatihan tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Dialog interakt pada sesi tanya jawab antara peserta dan pemateri berjalan dengan cair dan sarat makna. Salah satu peserta pelatihan yang tidak ingin disebutkan namanya, saat ditanyai terkait kesan mengikuti pelatihan BTQ metode Yanbu’a, ia menyatakan bahwa pelatihan metode Yanbu’a ini sangat penting untuk dipelajari oleh setiap pengajar al-quran, saya pribadi mendapat banyak wawasan tentang tata cara membaca bacaan ayat ghorib, yang sebelumya saya tidak mengetahui hal tersebut. Ujar salah satu peserta pelatihan Yanbu’a.

Lebih lanjut tim ahsan media mewawancarai ketua pelaksana pelatihan BTQ Metode Yanbu’a. “Dewasa ini, banyak sekali metode-metode pembelajaran al-quran yang tersebar di Indonesia, akan tetapi kami selaku penyelenggara lebih memilih metode Yanbu’a karena beberapa alasan. Pertama metode Yanbu’a ini disusun secara sistematis dan langsung penerapannya pada ayat al-Quran, alasan kedua karena sanad keilmuan penyusun yang kredibel dan sampai pada Rasulullah Saw, karena penyusun merupakan putra sekaligus murid dari pada ayahandanya K.H. Arwani Kudus, sedangkan K.H. Arwani sendiri merupakan seorang murid dari pada Simbah K.H. Munawwir bin K.H. Abdullah Rosyad Krapyak Jogja. Semua ulama di Indonesia pasti sudah mengenal, bahwa simbah K.H. Muhammad Munawwir ini merupakan Maha Guru Al-Quran bagi seluruh ulama di Nusantara ini”. Ungkap Al-Ustadz Djejen Nahrowi selaku ketua pelaksana.

Pelaksanaan pelatihan BTQ metode Yanbu’a ini merupakan program khusus bidang Kurikulum Pesantren Pagipon, dengan tujuan agar para guru pengajar quran di lingkungan Pondok Pesantren Pagipon dan Daarul Ahsan dapat menggunakan metode yang seragam dalam mendidik dan mengajar al-quran kepada para santri.

Regards,

Ahsan Media